4 Elemen Utama dalam Gudang Logistik


Jantung dari supply chain adalah gudang logistik, yang mengasimilasi dan mengirimkan barang untuk memastikan ketersediaan dan pengiriman tepat waktu. Terutama di era e-commerce yang berkembang saat ini, diperlukan upaya untuk memperkuat supply chain guna mengatasi model bisnis yang berkaitan dengan konsumen online.
Menurut penelitian BigCommerce, kenyamanan, biaya, dan pengiriman gratis adalah tiga faktor utama yang memengaruhi keputusan pembelian online konsumen. Sementara menurut NRF, 75% konsumen mengharapkan pengiriman gratis, bahkan untuk pesanan di bawah $50.
Logistik gudang melibatkan perencanaan, pengoperasian, dan pengendalian aliran barang untuk mengoptimalkan biaya dan waktu, memenuhi tujuan bisnis. Warehousing sebagai komponen penting, perlu selaras dengan tujuan perusahaan dan supply chain secara keseluruhan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah dan strategi utama untuk mengoptimalkan operasi dalam empat tahap kritis dalam siklus logistik gudang. Keempat bagian ini mencakup kebutuhan gudang logistik dari tahap awal hingga operasi reguler.
Plan: Mengembangkan Rencana Gudang Logistik
Selalu disarankan untuk memiliki rencana yang matang sebelum memulai. Tanpa rencana yang mencakup tujuan bisnis dan peta jalan, sulit menilai pencapaian target.
Ada beberapa langkah dalam perencanaan gudang logistik ini.
1. Cari tahu syarat
Pertama, pastikan untuk menilai kebutuhan gudang perusahaan Anda dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan kunci seperti “Siapa pelanggan Anda?”, “Di mana lokasinya?”, dan “Berapa volume pesanannya?”. Pertanyaan ini akan membantu Anda mendefinisikan kebutuhan, persyaratan, manfaat, dan jadwal penerapan gudang.
2. Identifikasi lokasi
Setelah menentukan kebutuhan gudang, identifikasi lokasi yang cocok dengan jawaban yang telah Anda dapatkan selama fase sebelumnya. Dengan mengetahui lokasi pelanggan, Anda dapat mudah mengidentifikasi lokasi gudang optimal.
3. Buat layout gudang
Penting untuk diingat bahwa layouting gudang tidak boleh dilewatkan. Tanpa gudang yang memiliki layout dengan baik, operasi logistik bisa menjadi kacau tanpa cetak biru untuk beroperasi dengan efisien.
Operate: Operasi Gudang Logistik
Setelah mengembangkan rencana yang kuat, langkah selanjutnya adalah mendukungnya dengan tindakan pasti. Ini melibatkan cara merekrut karyawan, membangun struktur manajemen, mengintegrasikan gudang, dan meningkatkan operasi secara maksimal.
Meskipun memiliki rencana warehousing yang kuat, kemungkinan gangguan tetap perlu diperhitungkan. Jika terjadi gangguan setelah dimulainya operasi, penyedia 3PL dapat bertindak sebagai rencana cadangan.
Ada beberapa elemen kunci dalam memastikan kelancaran operasional gudang logistik, yaitu manajer gudang, target yang jelas, teknologi dan pertumbuhan, dan kepuasan pelanggan.
Measure: Mengukur Kinerja Gudang Logistik
Memiliki dan menjalankan gudang saja tidak cukup untuk bersaing; mengukur kinerja dan berupaya perbaikan berkelanjutan adalah suatu keharusan. Tanpa pengukuran, operasi gudang logistik bisa terhenti tanpa terdeteksi pada titik puncaknya.
Tanpa mengetahui apakah Anda telah mencapai tujuan, sulit untuk menetapkan target untuk masa depan. Oleh karena itu, evaluasi terus-menerus sangat penting.
Yang paling perlu diukur adalah Key Performance Indicators (KPI), metrik penting yang mengukur data signifikan untuk memberikan wawasan kesehatan operasi logistik gudang secara keseluruhan.
Optimize: Mengoptimalkan Gudang Logistik
Mengukur KPI logistik gudang adalah langkah pertama dalam mengoptimalkan operasi. Pengukuran digunakan untuk merumuskan tujuan optimasi yang sesuai. Sebagai contoh, jika tingkat pengembalian pelanggan diinginkan, tetapi akurasi pengambilan pesanan rendah, fokuslah pada meningkatkan akurasi pengambilan.
Empat area utama untuk mengoptimalkan logistik gudang mencakup penerimaan, penyimpanan, pengambilan pesanan, dan keamanan. Tak hanya itu, melatih karyawan untuk tugas yang akurat dan efisien memberikan hasil yang lebih baik.
Optimalisasi logistik gudang adalah proses berkelanjutan karena selalu ada ruang untuk perbaikan demi hasil yang lebih baik. Pemilihan fungsi dan proses yang dioptimalkan harus didasarkan pada potensi dampak terhadap operasi secara keseluruhan.
Kesimpulannya, gudang logistik membutuhkan strategi kunci dalam mengelola operasional warehouse. Mulai dari perencanaan hingga optimalisasi KPI, penjelasan di atas memberikan pemahaman bagi Anda yang tertarik menggunakan logistik gudang untuk bisnis.
Bagi Anda yang menginginkan layanan warehousing yang tepat, Shipper menawarkan beragam solusi untuk Anda. Dengan fokus pada keakuratan, efisiensi, hingga pelayanan pelanggan, Shipper memberikan dukungan integral untuk mengembangkan bisnis Anda.
Mari berkolaborasi dan tingkatkan operasional gudang logistik Anda. Kunjungi shipper.id sekarang juga!


