Panduan Lengkap Optimasi Produk di Marketplace untuk Sukses Jualan di Lazada


Kini ada banyak marketplace untuk berjualan online, dan Lazada menawarkan pengalaman jual beli yang mudah, cepat, nyaman, serta terpercaya. Anda yang memiliki toko online bisa menggunakan optimasi produk di marketplace seperti Lazada untuk menemukan lebih banyak pelanggan dan meningkatkan pendapatan usaha.
Berjualan online melalui e-commerce telah menjadi tren konsumen Indonesia akhir-akhir ini, dan pertumbuhan transaksinya terus mengalami kenaikan. Menurut laporan Bank Indonesia, pada tahun 2021, transaksi e-commerce naik hingga 51,6%, sehingga peluang keuntungan besar.
Untuk memaksimalkan penjualan toko online di Lazada, berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan. Meskipun terlihat sepele, semua taktik ini sangat penting untuk diterapkan ketika Anda ingin berjualan secara online.
1. Melakukan Branding yang Tepat
Kebanyakan penjual online hanya berfokus pada produk, seperti selalu mengupload produk tanpa melakukan branding pada toko mereka. Padahal, selain mengupload produk, penjual juga harus melakukan branding agar toko mudah diingat, misalnya dengan menampilkan ciri khas bisnis.
2. Kenali Nilai Unik dari Produk
Mengenali nilai unik produk yang kita jual penting, sebab era penjualan online saat ini menghasilkan banyak kompetitor serupa. Jika kompetitor menjual produk lebih murah, pelanggan pasti beralih, sehingga Anda perlu menemukan nilai unik yang kompetitor tidak miliki.
3. Berikan Harga Kompetitif
Sebagai penjual, pasti Anda menginginkan keuntungan dari penjualan, bukan? Namun, rata-rata penjual memberikan harga sama dengan kompetitor atau lebih murah, menyebabkan perang harga sehingga pelanggan mencari harga termurah.
4. Lakukan Optimasi Konten Produk
Tips berikutnya adalah melakukan optimasi produk marketplace, termasuk foto produk yang harus berkualitas agar pelanggan tertarik membeli. Selain itu, deskripsi produk harus mencakup kelebihan seperti bahan dan variasi ukuran, sehingga produk Anda tampak berbeda dari kompetitor.
5. Upload Produk Sekaligus
Tips selanjutnya berkaitan dengan cara memasukkan gambar produk di Lazada, yaitu menggunakan fitur mass upload untuk mengupload produk sekaligus. Jika marketplace tidak menawarkan fitur ini, gunakan aplikasi yang membantu mengupload semua produk dalam waktu singkat, kurang dari 5 menit.
6. Lakukan Manajemen Stok Barang
Cara jualan di Lazada yang sering dilupakan adalah mengatur manajemen stok barang, seperti sinkronisasi stok agar tidak overselling. Banyak penjual mengalami kehabisan stok karena stok di marketplace A tidak tersinkron otomatis di marketplace B, C, atau toko lain.
7. Buat Penawaran Menarik
Cara optimasi produk di marketplace seperti Lazada untuk mendapatkan keuntungan maksimal adalah dengan memberikan penawaran menarik kepada pelanggan. Penawaran seperti potongan harga, flash sale, gratis ongkos kirim, cashback, dan hadiah akan disukai oleh pelanggan karena memberikan keuntungan.
Memberikan penawaran khusus tidak hanya mempertahankan pelanggan lama, tapi juga mendatangkan pelanggan baru. Namun, pertimbangkan untung rugi saat memberikan diskon agar toko online tidak merugi.
8. Maksimalkan Semua Fitur di Lazada
Setiap marketplace menyediakan fitur iklan, promosi, dan lainnya yang bisa kamu manfaatkan untuk mengembangkan bisnis online. Dengan memanfaatkan fitur-fitur tersebut, Anda dapat memperkenalkan produk dengan lebih maksimal dan menarik minat pelanggan.
Saat berjualan di Lazada, optimasi produk di marketplace sangat penting. Dengan memanfaatkan fitur-fitur seperti iklan dan promosi, Anda dapat meningkatkan eksposur produk dan menarik minat pelanggan.
Namun, untuk mengelola operasional toko online secara efisien, Anda memerlukan solusi terintegrasi. Dengan Shipper, Anda dapat mengelola pesan dari berbagai platform di satu tempat melalui fitur Shipper 360 chat.
Temukan kemudahan dan kecepatan dalam mengelola operasional toko online Anda di semua saluran penjualan dengan Shipper. Segera kunjungi shipper.id untuk pengelolaan toko online yang lebih mudah dan cepat.



