Wajib Tahu! Tips Melakukan Pengiriman Kargo Yang Aman

Uncategorized02 November 2021
tips-melakukan-pengiriman-cargo

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) kargo adalah muatan barang yang diangkut dengan kapal laut, pesawat udara, atau pengangkut lain. Kargo juga dapat mengacu kepada “barang bawaan” atau “bagasi”. Selain itu, kata kargo juga mengacu kepada barang yang diangkut untuk kepentingan komersial. Barang yang dikategorikan sebagai kargo bisa apa saja selama dilengkapi dengan dokumen pengangkutan, kecuali kiriman benda-benda pos dan bagasi penumpang.

Lantas apa yang membedakan pengiriman kargo dengan pengiriman reguler?

1. Berat

Hal yang paling mendasar adalah minimal berat. Jika menggunakan pengiriman kargo, minimal berat barang harus mencapai paling tidak 10 kg atau 50 kg (tergantung pada ketentuan penyedia layanan). Bila barang yang ingin dikirim Sobat Shipper tidak mencapai berat itu, maka biaya pengiriman yang akan dikenakan tetap setara dengan pengiriman barang seberat 10 kg. Sementara jasa pengiriman reguler tidak memiliki berat minimal untuk setiap barang yang inign dikirim.

2. Tarif

Bila dilihat dari tarif, pengiriman barang murah dalam jumlah besar maka jatuh pada pengiriman kargo. Jasa ekspedisi reguler menghitung tarif berdasarkan berat per kilogram barang, jadi semakin berat maka akan semakin mahal juga.

3. Jenis Barang

Ekspedisi reguler menerima kirim paket seperti dokumen, baju, makanan kering, dan kebutuhan sehari-hari dalam jumlah dan ukuran kecil. Lalu. barang-barang seperti apa yang dikirim oleh pengiriman kargo? Pengiriman kargo biasanya menerima barang dalam ukuran besar seperti furnitur, bahan pokok, dan bahan industri. Secara garis besar, barang-barang yang dikirimkan melalui kargo dapat dibagi dua yaitu:

1. Kargo Umum/General Cargo: barang yang tidak memerlukan penanganan khusus. Contohnya perlengkapan rumah tangga, peralatan kantor, peralatan olahraga, pakaian (garmen, tekstil), motor, mobil, dan lain-lain.

2. Kargo Khusus/Special Cargo: barang kiriman yang memerlukan penanganan khusus oleh pihak penyedia jasa agar pengiriman tidak membahayakan ataupun mengganggu perjalanan. Contohnya AVI (live animal/hewan hidup), DG (dangerous goods/barang berbahaya yang sangat peka terhadap suhu udara, tekanan dan getaran, serta dapat mengganggu kesehatan), PER (perishable goods/barang yang mudah sekali rusak, hancur, atau busuk), PES (perishable fish/ikan mentah), PEM (perishable meat/daging mentah olahan), HEA (heavy cargo/kargo berat di atas 150 kg seperti mesin, besi, baja), dan lain-lain.

Agen layanan kargo menyediakan berbagai armada untuk mengakomodasi pengiriman dalam jarak tempuh yang jauh. Tidak hanya antar kota, melainkan antar provinsi dan juga antar negara.

1. Kargo Darat

Untuk pengiriman via darat menggunakan truk, mobil pengirim, atau kereta api logistik (Kalog). Pengiriman via darat dilakukan jika destinasinya masih dapat dicapai melalui darat seperti pengiriman di dalam pulau Jawa. Kargo Darat digunakan untuk mengirim barang hingga ke pelosok pulau. Pengiriman ini dianggap lebih murah, dapat di-tracking, dan relatif aman dari kerusakan. Kelemahannya hanya memakan waktu yang lebih lama.

2. Kargo Laut

Biasanya barang yang dikirim lewat laut memiliki volume yang besar dengan cakupan pengiriman yang cukup jauh, yaitu antar pulau atau negara. Barang yang sering dikirim melalui kargo laut adalah mesin industri, transportasi zat berbahaya seperti cairan kimia, barang mudah meledak, dan gas. Pengiriman ini sangat murah dibandingkan Kargo Darat atau Udara karena banyak ruang yang tersedia di kapal sehingga dalam satu kali pengiriman hampir tidak ada batasan barang. Kekurangannya adalah Sobat Shipper harus menunggu jadwal keberangkatan kapal yang bisa hanya dua kali seminggu dan durasi pengiriman yang cukup lama dalam satu perjalanan.

3. Kargo Udara

Bila Sobat Shipper membutuhkan layanan pengiriman dalam jumlah besar dan waktu singkat, maka Kargo Udara adalah jawabannya. Kargo udara hanya membutuhkan waktu dua-tiga hari saja. Namun biaya yang perlu dikeluarkan jauh lebih besar dari jenis kargo lain dan muatannya tidak bisa sebanyak Kargo Laut. Semua barang yang diangkut harus dilengkapi Surat Muatan Udar (SMU) atau Airwaybill (AWB).

Nah, bagaimana cara memilih pengiriman kargo murah yang dapat diandalkan dan aman? Sekarang Shipper akan membagikan tipsnya.

1. Pilih Jasa Logistik yang Terpercaya

Pastikan jasa logistik yang Sobat Shipper pilih memang kredibel dan memiliki pelanggan baik dari perusahaan maupun pribadi. Jangan termakan iming-iming biaya yang lebih murah namun dari penyedia layanan yang belum terbukti kualitasnya.

2. Jangkauan Layanan

Bila Sobat Shipper ingin mengirim barang ke area terpencil, maka pastikan area yang mampu dijangkau oleh penyedia layanan kargo tidak terbatas. Sobat Shipper bisa mengecek website atau menelepon terlebih dahulu karena jarang perusahaan kargo yang menyediakan layanan jemput barang. Jangan sampai sudah repot-repot membawa barang ke kantor cabang jasa logistik yang mau digunakan, tapi ternyata mereka belum bisa mengirim ke daerah tujuan Sobat Shipper.

3. Skema Tarif yang Jelas

Tarif pengiriman barang dipengaruhi oleh bobot/volume, jarak, dan moda pengiriman. Dengan skema tarif yang jelas, Sobat Shipper bisa mempersiapkan biaya pengiriman sekaligus menghindari kerugian dari salah hitung.

Durasi Pengiriman

Setiap penyedia logistik memiliki estimasi waktu pengirimannya masing-masing. Sobat Shipper bisa membandingkan estimasi pengiriman dari beberapa penyedia jasa. Ada yang tetap melakukan pengiriman di hari libur, namun ada juga yang jadi tertunda. Jasa pengiriman barang yang sudah profesional pasti akan menjamin pengiriman sehingga keterlambatan pun bisa dihindari. Sobat Shipper juga punya hak untuk bertanya pada pihak penyedia jasa, ganti rugi apa yang ditawarkan bila barang yang diharapkan tidak mendarat tepat pada waktunya.

Jaminan Keamanan

Selain kecepatan, faktor keamanan dalam pengiriman adalah prioritas bagi seorang pelaku bisnis. Terutama bila Sobat Shipper mengirim barang yang rapuh seperti kaca, perhiasan, furnitur atau barang-barang yang memerlukan penanganan khusus seperti dangerous goods. Penyedia layanan logistik yang baik harus bertanggung jawab penuh dalam proses pengiriman barang hingga barang tersebut diterima oleh konsumen. Oleh karena itu, pilihlah penyedia jasa logistik yang menawarkan asuransi atau fitur khusus untuk menjaga barang Sobat Shipper.

Kemudahan Tracking

Terakhir, untuk menjamin keamanan, pilihlah jasa kargo yang memungkinkan Sobat Shipper untuk melakukan pelacakan barang secara real time. Dengan begitu, Sobat Shipper bisa menjalankan bisnis dengan tenang.

Shipper menghadirkan berbagai ekspedisi termasuk pengiriman kargo yang sesuai dengan kebutuhan Sobat Shipper. Mulai dari yang termurah, tercepat, hingga yang terkemuka. Sobat Shipper bisa membandingkan tarif secara real time dan menemukan yang paling sesuai dengan budget. Driver Shipper siap menjemput berapa pun paket Sobat Shipper ke lokasi sesuai jadwal yang dipilih. Sobat Shipper juga bisa melacak kiriman barang melalui dashboard Shipper.

Baca Juga : 4 Keuntungan Pengiriman Cargo dengan Shipper

author

Shipper Indonesia

https://shipper.id/

Shipper Indonesia menjemput paket Anda dan mencarikan harga pengirim terbaik dari agen pengiriman ternama. Cukup siapkan pesanan, jadwalkan waktu penjemputan, dan kami akan mengurus sisanya, pengiriman jadi mudah.

Ingin konsultasi lebih lanjut? Isi data Anda di sini:

+62
Periksa di sini untuk setuju dengan kami syarat dan ketentuan.