4 Tips Aman dalam Mengemas Benda Kimia

Uncategorized21 December 2021
tips-aman-dalam-mengemas-benda-kimia

Ada banyak produk yang dapat diperjualbelikan dan dihantarkan dengan berbagai jasa ekspedisi oleh Sobat Shipper, mulai dari produk pakaian, kecantikan, elektronik, bahkan sampai bahan kimia sekali pun. Bahan kimia sendiri merupakan materi yang memiliki kandungan kimia, serta memiliki karakteristik yang tetap. Sifat bahan kimia ini beragam, ada yang korosif, iritatif beracun, mudah terbakar, dan dapat meledak.

Wah, kalau begitu perlu ketelitian dan kewaspadaan tinggi bukan agar bijak dalam memilah benda kimia? Karena tidak semua bahan kimia itu dapat dikatakan aman dan dikirimkan melalui berbagai jasa ekspedisi komersil. Ya, benar sekali Sobat Shipper. Maka dari itu, sebelum mengetahui berbagai tips yang dapat Sobat Shipper terapkan dikala melakukan pengemasan pada benda kimia, ada baiknya kita cari tahu terlebih dahulu bahan kimia apa saja yang dianggap berbahaya, mengancam dan sebaiknya dihindari. Yuk, langsung saja simak artikel berikut ini!

1. Berkenalan dengan Benda Kimia Berbahaya

Yup, pada tahap awal Sobat Shipper akan diajak untuk berkenalan terlebih dahulu dengan beragam bahan kimia berbahaya. Perlu digaris bawahi bahwa bahan kimia yang berbahaya sebenarnya ada lebih dari apa yang tercantum disini. Oh iya, tidak hanya berlaku pada benda kimia berbahaya ya. Dalam berbagai pengemasan produk yang mengandung bahan kimia minim resiko sekalipun tetap harus diperhatikan proses packing barang dan lain sebagainya.

a. Benda Riskan dan Beracun

Benda-benda yang riskan atau merusak dan beracun seperti ini, perlu untuk Sobat Shipper hindari ya, karena benda-benda seperti ini tentu amat berbahaya. Jasa ekspedisi pun akan melakukan penolakan untuk mengirim benda kimia yang dapat merusak dan beracun, karena hal ini dapat membahayakan banyak orang. Benda kimia yang dimaksud dalam kategori riskan dan beracun ini antara lain adalah amatoxin, sianida, risin, dan lain-lain. Bahan kimia yang bersifat korosif, iritatif, mutagenik, dan karsinogenik juga masuk dalam kategori ini.

b. Mudah Terbakar dan Eksplosif 

Benda kimia yang mudah terbakar terbagi menjadi tiga, yakni benda padat,benda cair, dan gas. Contoh benda padat yang dapat dengan mudah terbakar yakni layaknya sulfur, magnesium, fosfor, dan aluminium. Sedangkan untuk benda cair yang dapat dengan mudah terbakar contohnya adalah asetaldehida, petroleum, alkohol, dan etil klorida. Benda-benda lain layaknya parfum, cat, dan hand sanitizer masih berkemungkinan untuk dikirimkan melalui jasa ekspedisi, asalkan strategi pengiriman yang aman dan tepat dapat diterapkan, hal ini dilakukan untuk meminimalisir berbagai bentuk resiko. Selanjutnya untuk jenis gas seperti nitrogen, klorin, karbon, ataupun neon merupakan jenis gas yang dapat terbakar dengan mudah, sehingga amat berbahaya dan patut dihindari. 

Berikutnya untuk benda lainnya seperti amunisi, kembang api, dan petasan masuk dalam kategori bahan kimia berbahaya karena mudah meledak atau yang dapat disebut sebagai benda yang sifatnya eksplosif. Benda-benda seperti ini tidak memungkinkan untuk dikirim oleh berbagai jasa ekspedisi mengingat besarnya resiko. 

2. Tips Packing Barang yang Aman Untuk Benda Kimia Berbahaya

Oke, jika tadi Sobat Shipper telah meninjau berbagai benda kimia yang berbahaya, selanjutnya Sobat Shipper akan menjumpai berbagai tips packing barang yang aman yang dapat diterapkan pada benda kimia. Berikut ini adalah berbagai tips yang dapat diterapkan dengan dikutip dari beragam sumber.

a. Melakukan Berbagai Bentuk Pemilahan

Ini tahapan yang paling penting ya Sobat Shipper, sebelum melakukan packing barang, Sobat Shipper wajib memilah terlebih dahulu. Mana barang kimia yang dapat dikirim dengan jasa ekspedisi dan mana yang tidak. Benda-benda kimia yang sifatnya beracun, eksplosif, iritatif, korosif, dan sebagainya sebaiknya dihindari ya.

 Hal ini dilakukan agar benda kimia tersebut tidak membahayakan kurir maupun lingkungan sekitarnya. Maka dari itu penting bagi Sobat Shipper dalam menerapkan sikap yang bijak ya.

b. Melakukan Packing dengan Bubble Wrap

Opsi pertama terhadap cara packing benda kimia berbahaya yang tepat adalah dengan menggunakan Bubble Wrap. Bubble Wrap ini dapat menjadi proteksi awal dari bahan kimia yang akan Sobat Shipper hantarkan. Fungsi Bubble Wrap ini antara lain adalah untuk melindungi benda dari guncangan, himpitan, dan kebocoran pada kemasan.

c. Melakukan Proteksi Ekstra dengan Packing Kardus

Usai memberikan perlindungan barang dengan Bubble Wrap, Sobat Shipper dapat melakukan tindak pengemasan kembali, yakni menggunakan kardus. Adanya kardus ini dapat memudahkan dalam proses pengelompokan benda. Tak hanya itu, dengan memberikan kardus, barang yang Sobat Shipper miliki tentu tidak akan tercecer dan terlihat lebih apik.

d. Memberikan Peringatan

Selanjutnya Sobat Shipper juga dapat memberi berbagai bentuk peringatan pada kemasan yang akan Sobat Shipper kirimkan. Seperti penulisan kata-kata “Mudah Pecah.” dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan agar kurir meningkatkan kewaspadaannya dan barang tersebut akan ditangani dengan kehati-hatian.

e. Kembali Melakukan Packing Ekstra dengan Kayu

Packing kayu akan memberikan berbagai proteksi terhadap benda yang Sobat Shipper kirim. Potensi rusaknya barang pun dapat lebih diminimalisir lagi dengan adanya packing kayu ini.

3. Seberapa Penting Packing Benda Kimia Diperhatikan?

Seberapa penting packing benda kimia diperhatikan? Jawabannya adalah sangat penting. Ya, setelah Sobat Shipper meninjau berbagai hal tentang bahan kimia, mulai dari sifat-sifatnya, beragam jenisnya, sampai berbagai resiko yang dapat terjadi. Dapat kita simpulkan, bahwa packing benda kimia amat perlu untuk diperhatikan.

Ya, cara membungkus paket yang tepat dan benar amat dibutuhkan dalam pengemasan bahan kimia ini. Terutama bagi Sobat Shipper yang menjual berbagai benda kimia di online shop. Packing barang online shop yang bijak dan tepat amat perlu untuk terus ditinjau dan diperhatikan ya.

4. Mengandalkan Jasa Ekspedisi yang Tepat

Sobat Shipper, setelah meninjau berbagai jenis bahan kimia, menelaah berbagai tips pengemasan yang baik, hal penting lain yang dapat dilakukan selanjutnya adalah mengandalkan jasa ekspedisi yang tepat dan terpercaya. Karena dapat dikatakan, untuk mencari jasa ekspedisi penerima benda kimia yang tepat itu sulit, sedangkan kebutuhan akan beragam bahan kimia kian meningkat. Artinya dengan Sobat Shipper mengandalkan jasa ekspedisi yang terpercaya dan tepat, benda kimia yang Sobat Shipper hantarkan bisa mendapatkan proteksi ekstra, sehingga akan aman sampai di tangan penerima.

Shipper menyediakan jasa ekspedisi yang bersedia untuk melindungi kualitas dan keamanan produk Sobat Shipper. Dengan diterapkannya berbagai perlindungan dan penanganan ekstra, barang yang Sobat Shipper kirim akan sampai dengan aman dan selamat.  Maka dari itu, Shipper menjadi solusi yang tepat untuk membantu pengiriman produk Sobat Shipper. Oke, itu dia serba-serbi mengenai packing benda kimia yang penting untuk Sobat Shipper ketahui. Sangat membantu bukan? Dan tentunya berbagi tips packing barang ini dapat diterapkan ya oleh Sobat Shipper. Semoga informasi ini bermanfaat, dan sampai jumpa pada artikel berikutnya. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi websitenya di shipper.id!

Tags
Previous Article
Next Article
author

Shipper Indonesia

https://shipper.id/

Shipper Indonesia menjemput paket Anda dan mencarikan harga pengirim terbaik dari agen pengiriman ternama. Cukup siapkan pesanan, jadwalkan waktu penjemputan, dan kami akan mengurus sisanya, pengiriman jadi mudah.

Ingin konsultasi lebih lanjut? Isi data Anda di sini:

+62
Data tidak ditemukan
Periksa di sini untuk setuju dengan kami syarat dan ketentuan.