Sudah Tahu Diagram Fishbone dalam Menganalisis Masalah di Gudang?

Uncategorized13 August 2021
ketahui-apa-itu-warehouse-2

Daftar Isi
1. Apa Itu Warehouse
2. Jenis-jenis Warehouse
3. Istilah-istilah dalam Warehouse
4. Hal-hal yang Harus Diutamakan dalam Warehouse
5. Pertimbangan Sebelum Menyewa Gudang
6. Inbound, Outbound & Storage dalam Proses Gudang
7. Prinsip Dasar Perencanaan Tata Letak Gudang
8. Metode Penyimpanan Barang di Gudang
9. Lean Warehousing, Apa itu?
10. Fungsi dari Konsep Value Stream Mapping
11. Pemborosan dalam Warehousing
12. Apa Itu Diagram Fishbone & Fungsinya?
13. Tips Menghemat Biaya Operasional Gudang

Pergudangan atau warehouse erat kaitannya dengan proses produksi dan distribusi produk. Warehouse adalah sebuah tempat yang fungsi utamanya untuk menyimpan barang untuk produksi atau hasil produksi dalam jangka waktu tertentu. Dalam pelaksanaannya, fungsi warehouse lebih beragam, tidak hanya sebagai tempat penyimpanan. 

Beberapa jenis warehouse diklasifikasikan berdasarkan fungsi warehouse. Di antaranya adalah gudang bahan baku, gudang hasil produksi, warehouse cross docking, warehouse fulfullment dan sebagainya. Setiap jenis gudang tentu perlu proses manajemen berbeda. 

Tidak jarang dalam proses manajemen warehouse mengalami kendala atau masalah. Sebagai upaya menganalisis masalah yang terjadi di gudang Sobat Shipper bisa menggunakan metode diagram fishbone. Apa itu diagram fishbone? Yuk, simak penjelasan berikut!

1. Pengertian Diagram Fishbone

Diagram fishbone memiliki istilah lain yaitu diagram Ishikawa. Kata Ishikawa diambil dari nama pengembang diagram fishbone yaitu Dr. Kaoru Ishikawa pada tahun 1960-an. Selain itu, diagram fishbone juga dikenal dengan diagram sebab akibat. 

Disebut diagram fishbone karena bentuknya yang mirip bentuk tulang ikan. Pada bagian yang menghadap kanan mirip dengan moncong ikan akan dituliskan efek atau akibat dari masalah yang dianalisis. Selanjutnya, bagian yang miring bentuk tulang ikan diisi dengan sebab yang sesuai dengan pendekatan masalah tersebut. 

Diagram fishbone adalah sebuah alat untuk melakukan identifikasi dan eksplorasi menggunakan media visual untuk meningkatkan kualitas perusahaan. Tujuan diagram fishbone yaitu mengetahui penyebab masalah yang terjadi di perusahaan. Diagram fishbone akan menunjukan hubungan antara sebab dan akibat dari suatu permasalahan. 

Metode diagram fishbone dilakukan untuk menganalisis masalah di suatu organisasi atau perusahaan. Namun, diagram fishbone bisa juga digunakan untuk mengidentifikasi masalah di gudang.  Metode diagram fishbone dapat meningkatkan kualitas dan fungsi warehouse. Dengan menganalisis proses di gudang, maka kamu bisa menemukan permasalahan. Kemudian, Sobat Shipper bisa menentukan kebijakan atau solusi untuk penyelesaian masalah tersebut. 

2. Tujuh Prinsip Diagram Fishbone

Untuk lebih memahami metode diagram fishbone dalam menganalisis masalah, kita perlu tahu 7 prinsip diagram fishbone. Masalah yang terjadi di perusahaan atau di warehouse kemungkinan bersumber dari 7 kategori ini. 

a. Tenaga Kerja

Warehouse adalah tempat terjadinya aktivitas pergudangan yang melibatkan alat, produk dan sumber daya manusia. Tenaga kerja di gudang bisa menyebabkan masalah jika kurang terlatih, kurang keterampilan, terlalu lelah karena pekerjaan berlebih, stres kerja dan sebagainya.  

b. Mesin dan Peralatan

Mesin dan peralatan di warehouse adalah bagian penting dalam alur proses pergudangan. Jenis mesin dan peralatan yang ada di gudang berdasarkan fungsi warehouse tersebut. Masalah mesin atau alat karena kurangnya perawatan, ketidaksesuaian spesifikasi, mesin terlalu panas dan sebagainya. 

c. Metode Kerja

Metode atau prosedur kerja yang tidak jelas, tidak terstandarisasi dan tidak cocok bisa menyebabkan masalah. Maka dari itu, perlu koordinasi antar karyawan dan perusahaan untuk mencegah hal ini.

d. Bahan Baku

Masalah terkait bahan baku berhubungan dengan tidak ada spesifikasi kualitas yang jelas dan tidak ada penanganan yang efektif antara bahan baku dan bahan pendukung produksi. 

e. Media

Media yang ada di warehouse adalah berkaitan dengan tempat penyimpanan atau tempat terjadinya aktivitas pergudangan. Masalah bisa terjadi karena tidak memperhatikan kebersihan gudang, lingkungan kerja tidak kondusif, keselamatan kerja tidak diperhatikan dan sebagainya.

f. Motivasi

Motivasi penting dalam meningkatkan manfaat dan fungsi warehouse. Masalah terkait motivasi di antaranya sikap kerja yang tidak profesional, sulit bekerjasama dengan tim, penghargaan tidak adil kepada karyawan dan sebagainya. 

g. Keuntungan

Prinsip terakhir adalah keuntungan. Ketiadaan finansial yang memadai dapat menyebabkan masalah dalam aktivitas di gudang. 

3. Manfaat Diagram Fishbone untuk Menganalisis Masalah di Gudang

Diagram fishbone efektif untuk mencari tahu sebab akibat dari masalah yang terjadi di gudang. Cara kerja diagram fishbone bisa dengan membuat tim diskusi bersama pekerja warehouse. Tim karyawan yang punya informasi, pengalaman dan keahlian tentang masalah yang dihadapi dikumpulkan dalam diskusi. 

Selanjutnya, semua tim pekerja bisa memberi pandangan untuk mengidentifikasi masalah tersebut. Diagram fishbone menjadi alat untuk menganalisis masalah secara akurat dari pendapat dan pandangan yang ada.

Manfaat dari diagram fishbone untuk menganalisis masalah di gudang yaitu:

  • Memfokuskan tim pekerja warehouse pada masalah utama yang sedang terjadi di gudang. 
  •  Memudahkan menggambarkan keadaan yang terjadi di gudang dalam bentuk diagram yang ringkas dan mudah dipahami oleh tim pekerja. 
  • Membantu menentukan kesepakatan mengenai penyebab masalah. Tim kerja memberikan saran mengenai penyebab masalah, kemudian bersama menentukan masalah yang dominan. 
  • Membangun kerja sama dan dukungan dari tim pekerja untuk menghasilkan solusi yang lebih tepat sasaran. 
  • Memfokuskan tim pada penyebab masalah. Dengan diagram fishbone tim pekerja akan lebih mudah mengetahui dan menghadapi penyebab masalah agar masalah tidak berlarut-larut.
  • Memudahkan penggambaran antara penyebab dan masalah yang sedang terjadi di warehouse dengan diagram fishbone yang telah dibuat.
  • Memudahkan tim pekerja untuk melakukan diskusi yang fokus pada masalah dan penyebabnya, sehingga analisis masalah akan lebih mudah dilakukan.  

4. Cara Menganalisa Masalah Gudang dengan Diagram Fishbone

Walaupun pelaksanaan aktivitas di gudang telah menggunakan sistem dan teknologi yang memadai seperti warehouse management system. Namun, tidak menutup kemungkinan masalah-masalah terkait proses dan aktivitas di warehouse bisa terjadi. Jika masalah dibiarkan berlarut-larut bisa menyebabkan berkurangnya kualitas produksi dan pemanfaatan fungsi gudang menjadi tidak efektif. 

Salah satu metode yang bisa digunakan untuk menganalisis masalah di gudang adalah diagram fishbone. Bagaimana cara menganalisa masalah dengan diagram fishbone? 

  1. Menyepakati pernyataan masalah (problem statement). Pernyataan masalah secara visual ada pada bagian kepala ikan diagram fishbone
  2. Mengidentifikasi kategori penyebab berdasarkan 7 prinsip diagram fishbone. Sebab secara visual ada pada bagian tulang ikan di diagram fishbone. 
  3. Menemukan dan menguraikan penyebab potensial dengan diskusi bersama tim pekerja. Satu sebab bisa ditulis di beberapa tempat jika berhubungan dengan lebih dari 1 kategori.
  4. Menganalisis bersama mengenai sebab yang paling mungkin di antara penyebab lain. Beri tanda misalnya dengan lingkaran pada sebab yang paling mungkin di diagram fishbone.

Warehouse adalah tempat terjadinya berbagai aktivitas operasional perusahaan. Selain itu fungsi warehouse juga beragam. Maka, kemungkinan masalah-masalah bisa terjadi kapan saja. Sobat Shipper, banyak metode yang bisa digunakan untuk mempermudah menganalisis masalah di gudang salah satunya dengan diagram fishbone. Namun, akan lebih baik jika masalah tersebut bisa dicegah dan dihindari.

Untuk menciptakan suasana kegiatan yang kondusif dan efektif di gudang memang butuh sistem manajemen yang baik. Kamu bisa menggunakan warehouse management system untuk memudahkan aktivitas di warehouse menjadi lebih cepat dan akurat. Sobat Shipper, tidak perlu lagi dipusingkan dengan hal-hal terkait manajemen gudang. Sekarang kamu bisa melakukan sewa gudang dengan layanan manajemen yang profesional. Tidak perlu khawatir muncul masalah-masalah di warehouse selama menyewa gudang. Mari bekerjasama dengan Shipper untuk mendapatkan layanan sewa gudang terbaik. Klik https://shipper.id/warehouse untuk tahu lebih banyak tentang layanan warehouse Shipper!

author

Shipper Indonesia

https://shipper.id/

Shipper Indonesia menjemput paket Anda dan mencarikan harga pengirim terbaik dari agen pengiriman ternama. Cukup siapkan pesanan, jadwalkan waktu penjemputan, dan kami akan mengurus sisanya, pengiriman jadi mudah.

Ingin konsultasi lebih lanjut? Isi data Anda di sini:

+62
Periksa di sini untuk setuju dengan kami syarat dan ketentuan.