3 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Melakukan Pengiriman Barang

Uncategorized13 November 2021
kesalahan-saat-melakukan-pengiriman-barang

Dalam bisnis online, pengiriman barang cukup vital. Namun, Sobat Shipper harus menyadari bahwa hal ini lebih dari sekedar mengantarkan produk ke pelanggan. Ini juga menunjukkan dedikasi bisnis Sobat Shipper untuk menawarkan pengalaman keseluruhan yang positif bagi pelanggan. 

Menghindari beberapa kesalahan pengiriman barang yang paling umum akan membuat Sobat Shipper selangkah lebih maju dari kompetitor. Sebagian besar kesalahan ini kecil, namun konsekuensinya bisa menjadi bencana. Kalau bisa mengenali kesalahan tersebut, Sobat Shipper bisa dengan mudah mencegahnya. Artikel ini akan membantu Sobat Shipper dalam mengidentifikasi dan menghindari beberapa kesalahan pengiriman barang yang paling umum. Dengan menggunakan informasi dalam artikel ini, Sobat Shipper akan bisa dengan cepat menemukan kesalahan yang mungkin dibuat. Dengan demikian, Sobat Shipper bisa menghemat banyak waktu dan uang yang seharusnya terbuang percuma. 

Pengiriman barang adalah transfer fisik barang dari satu lokasi ke lokasi lain, seperti dari gudang ke pelanggan. Sebuah perusahaan logistik atau ekspedisi pengiriman barang akan mengawasi proses pengiriman, yang meliputi penerimaan dan pengepakan barang. Saat memulai bisnis online, Sobat Shipper mungkin ingin menghemat uang dengan menangani pengiriman sendiri. Tetapi, seiring pertumbuhan bisnis, hal ini tidak lagi bisa dilakukan. Oleh karena itu, Sobat Shipper sebaiknya bekerja sama dengan ekspedisi pengiriman barang. Tergantung pada jarak yang ditempuh dan waktu pengiriman yang dibutuhkan, pengiriman barang bisa dilakukan dengan beberapa cara. Pengiriman darat adalah moda transportasi yang paling hemat biaya, tetapi juga yang paling lambat. Angkutan udara digunakan untuk pengiriman cepat, tetapi juga lebih mahal.  Dalam hal pengiriman antar pulau, pengiriman laut adalah pilihan yang paling hemat biaya, tetapi juga yang paling memakan waktu. Walaupun angkutan udara mungkin lebih cepat dan mudah, biayanya bisa sangat mahal. 

3 Kesalahan Yang Sering Dilakukan 

1. Pengemasan Barang Tidak Sesuai 

Kebanyakan masalah yang timbul selama pengiriman suatu produk disebabkan oleh pengemasan barang yang tidak sesuai. Hal ini adalah penyebab paling umum dari kerusakan produk. Bisnis online menawarkan berbagai macam produk dalam berbagai bentuk dan ukuran. Berbagai jenis produk memerlukan kemasan yang berbeda, baik itu produk kecil seperti perhiasan atau produk yang lebih besar seperti rak dan pigura. 

Sobat Shipper harus menentukan produk mana yang memerlukan jenis kotak dan bantalan pelindung yang mana. Kalau sebuah kotak tidak diperkuat dengan benar, kotak itu mungkin tidak bisa menahan berat barang-barang besar. Selain itu, ada banyak cara packing aman tanpa bubble wrap yang bisa Sobat Shipper gunakan. Ada risiko produk akan rusak selama pengiriman saat barang tidak dikemas dengan benar. Pelanggan tidak bertanggung jawab atas segala kerusakan yang terjadi selama pengiriman. Akibatnya, biaya tambahan harus ditanggung oleh Sobat Shipper atau perusahaan pengiriman. Artinya, Sobat Shipper akan membuang waktu dan uang untuk mengirimkan produk yang rusak dari pelanggan, menggantinya, dan kemudian mengirimkannya kembali ke pelanggan. 

Oleh karena itu, Sobat Shipper sebaiknya memikirkan pengemasan barang dengan seksama. Selanjutnya, memiliki kotak yang kuat khusus untuk setiap jenis barang dan memastikan bahwa kotak tersebut memiliki bantalan pelindung yang memadai adalah cara yang harus dilakukan. Jauh lebih baik meluangkan waktu untuk memastikan bahwa produk dikemas dengan baik daripada mengeluarkan biaya tambahan. 

2. Perkiraan Berat Barang 

Memperkirakan berat barang adalah hal yang biasa saat menjual barang secara online. Salah satu alasan terpenting untuk hal ini adalah sebagian besar pemilik bisnis online tidak memiliki timbangan yang diperlukan untuk menimbang produk mereka. Akibatnya, banyak penjual yang hanya memberi angka secara sembarangan. 

Ini adalah salah satu kesalahan paling umum yang mungkin dilakukan oleh Sobat Shipper. Sebelum pengiriman, perusahaan pengiriman menimbang barang, dan kalau berat sebenarnya berbeda dari berat yang dinyatakan oleh Sobat Shipper, mereka akan mengenakan biaya tambahan. 

Selain itu, berat produk dihitung hingga dua angka desimal, yang berdampak besar pada biaya pengiriman. Dalam kasus seperti itu, mengukur berat produk yang tepat sebelum dan sesudah pengepakan adalah hal terbaik yang bisa Sobat Shipper lakukan. Untuk itu, Sobat Shipper harus menanyakan tentang alat dan cara yang digunakan oleh perusahaan pengiriman untuk menentukan berat barang. 

3. Pilihan Pengiriman Yang Keliru 

Pilihan pengiriman yang Sobat Shipper ambil mempengaruhi seberapa cepat barang tiba di tempat tujuan dan berapa banyak biaya yang dibayarkan untuk memastikannya tiba tepat waktu. Akibatnya, Sobat Shipper harus memastikan untuk memilih pilihan pengiriman yang sesuai berdasarkan berat paket dan preferensi pelanggan. 

Misalnya, kalau berat barang kurang dari 4 kg, Sobat Shipper mungkin akan membayar lebih sedikit dan pelanggan akan menerimanya lebih cepat. Kalau barang lebih berat itu, Sobat Shipper hampir pasti harus membayar 1,5 hingga dua kali lipat, dan pengiriman akan memakan waktu lebih lama. Jadi, memilih pilihan pengiriman yang keliru kemungkinan akan menghasilkan pelanggan yang tidak puas. Kesalahan pengiriman lain yang mungkin dilakukan oleh Sobat Shipper adalah hanya mengandalkan satu penyedia pengiriman. Karena lebih sederhana, sebagian besar online shop memilih untuk hanya menggunakan satu ekspedisi pengiriman. 

Contohnya, GoSend dan Grab Send. Dalam hal kecepatan pengiriman dan kemudahan untuk lacak pengiriman, kedua perusahaan ini mungkin merupakan jasa pengiriman yang paling banyak digunakan. Padahal, pilihan pengiriman yang mereka disediakan mungkin tidak sebanding dengan jangkauan pilihan pengiriman JNE dan AnterAja. Alasan di balik menggunakan lebih dari satu ekspedisi adalah bahwa satu ekspedisi saja mungkin tidak bisa memenuhi semua persyaratan pengiriman Sobat Shipper dan preferensi pelanggan. Saat bekerja sama dengan banyak ekspedisi, Sobat Shipper memiliki kebebasan untuk memilih pilihan pengiriman tergantung pada karakteristik seperti berat, kecepatan, dan jangkauan geografis. 

Satu kesalahan bisa menjadi dasar kegagalan bisnis Sobat Shipper, terutama saat kepuasan pelanggan adalah kunci sukses. Dengan informasi di atas, Sobat Shipper bisa menentukan apakah sudah melakukan pengiriman barang dengan aman atau belum.  Dengan menghindari kesalahan yang disebutkan di atas, Sobat Shipper bisa memastikan kesuksesan online shop milik Sobat Shipper dengan kepuasan pelanggan. Selain itu, mencoba mengidentifikasi kesalahan pengiriman dengan coba-coba bisa sangat mahal. Dalam industri e-commerce, bahkan kesalahan kecil bisa menghabiskan banyak uang, waktu, reputasi, dan pelanggan. Jauh lebih baik untuk menjalankan bisnis Sobat Shipper dengan belajar sebanyak mungkin dari pengalaman orang lain. 

Shipper membantu bisnis online di seluruh Indonesia untuk melakukan pengiriman barang dengan aman. Tapi Shipper lebih dari sekedar layanan pengiriman. Shipper juga memberikan dukungan dan saran kepada Sobat Shipper untuk menghemat uang, mempercepat pengiriman, dan menghindari kerusakan barang. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi websitenya di shipper.id!

Baca Juga : 7 Tips Aman Kirim Barang Elektronik Melalui Eskpedisi

author

Shipper Indonesia

https://shipper.id/

Shipper Indonesia menjemput paket Anda dan mencarikan harga pengirim terbaik dari agen pengiriman ternama. Cukup siapkan pesanan, jadwalkan waktu penjemputan, dan kami akan mengurus sisanya, pengiriman jadi mudah.

Ingin konsultasi lebih lanjut? Isi data Anda di sini:

+62
Periksa di sini untuk setuju dengan kami syarat dan ketentuan.