3 Cara Menghitung Bea Cukai Barang Impor

Uncategorized28 October 2021
cara-menghitung-bea-cukai

Secara singkat bea cukai bisa diartikan berbagai pungutan untuk produk ekspor dan impor serta barang dengan karakteristik tertentu yang dilakukan oleh pemerintah. Cara menghitung bea cukai dapat berbeda berdasarkan jenis barang. Hal ini mungkin membingungkan bagi sebagian Sobat Shipper yang bermaksud membeli barang secara impor.

Hampir semua jenis produk impor dikenakan bea cukai barang dari luar negeri yang diatur oleh lembaga kepabeanan. Beberapa jenis barang dapat dikenakan Pajak Pertambahan Nilai, Bea Masuk dan PPh. Tetapi ada juga barang yang terbebas dari pungutan-pungutan tersebut.

Untuk lebih jelasnya, mari kita simak pemaparan mengenai cara menghitung bea cukai agar Sobat Shipper tidak perlu bingung lagi.

1. Ketahui Nilai Barang Impor dan Besaran Pajaknya

Peraturan Menteri Keuangan No. 199 yang dikeluarkan tahun 2019 menentukan beberapa hal terkait cara menghitung bea cukai.

– Mulai 30 Januari 2020, barang impor senilai maksimal USD3 hanya dikenakan PPN 10% tanpa dikenakan Bea Masuk dan PPh pasal 22 impor.

– Barang impor senilai USD3 – USD1500 akan dikenakan PPN 10%, Bea Masuk 7,5%

– Barang impor dengan nilai lebih dari USD1500 akan dikenakan Bea Masuk, PPN dan PDRI.

Semua bea cukai barang dar luar negeri ini harus diurus dan dibayar oleh pihak pengimpor. Jika Sahabat Shipper mengimpor barang dengan nilai lebih dari USD1500 maka Anda harus menghubungi pihak Bea Cukai untuk mendapatkan perhitungan besaran pajak yang harus ditanggung.

2. Barang Impor dengan Tarif Pajak Normal

Terdapat perbedaan ketentuan bagi komoditi tas, sepatu dan garmen. Dimana produk-produk tersebut akan dikenakan tarif tanpa harga minimal sebagai berikut:

– Tas dengan Bea Masuk 15%-20%

– Sepatu dengan Bea Masuk 15% – 25%

– Produk garmen dengan PPN 10%

– PPh Pasal 22 impor sebesar 7,5% hingga 10%

Ini merupakan kebijakan cara menghitung bea cukai yang ditujukan untuk melindungi pengrajin UMKM lokal dari serbuan impor produk-produk buatan luar negeri.

3. Contoh Menghitung Bea Cukai

Untuk lebih jelasnya, berikut ini contoh menghitung Bea Cukai untuk produk impor.

Jika Sobat Shipper membeli sepatu dengan harga USD100 serta asuransi USD10 dan ongkos kirim USD10, maka:

a. Hitung Nilai Impor (Total Harga)

Nilai impor sepatu adalah: Harga sepatu (USD 100) + asuransi (USD10) + ongkos kirim (USD10) = USD120

Jika misalkan kurs rupiah adalah Rp. 15.000 maka nilai impor sepatu tersebut adalah = RP1.800.000

b. Hitung Bea Masuk

Jumlah Bea Masuk yang harus dibayar = Tarif Bea Masuk (misalnya 20%) X Nilai Impor (RP1.800.000) = Rp360.000.

c. Hitung Total Nilai Impor Kena Bea Masuk atau DPP

Total Nilai Impor (Rp1.800.000) + Bea Masuk (Rp360.000) = Rp2.160.000.

Total nilai impor kena bea masuk ini akan menjadi nilai Dasar Pengenaan Pajak (DPP).

d. Hitung Pajak Dagang Republik Indonesia (PDRI)

– Jumlah PPN impor = DPP (Rp2.160.000) x Tarif PPN (10%) = Rp216.000

– Jumlah PPh Pasal 22 = DPP (Rp2.160.000) x Tarif PPh Impor (10%) = Rp216.000

Total PDRI = PPN (Rp216.000) + PPh 22 (Rp216.000) = Rp432.000.

e. Hitung Total Biaya Impor

Total biaya impor sepatu = Nilai Impor Kena Bea Masuk (Rp2.160.000) + Total PDRI (Rp. 432.000) = Rp2.592.000.

Itulah cara menghitung bea cukai barang impor non mewah tahun 2021. Jika Sobat Shipper mengimpor barang mewah, maka produk tersebut akan dikenakan tarif Pajak Pertambahan nilai Barang Mewah (PPnBM) sebesar 10%-75% dari PPD. Namun, ada satu hal penting lagi yang tak bisa dilewatkan, yaitu memilih jasa pengiriman terbaik yang bisa memastikan produkmu sampai ke tujuan. Kamu bisa pilih menggunakan jasa Shipper untuk membandingkan jasa kirim mana yang kira-kira cocok dengan bisnis kamu. Tak hanya itu, Shipper juga punya layanan lain yang pastinya bisa menunjang bisnis kamu, lho! Apa saja layanan yang Shipper punya? Yuk, kunjungi https://shipper.id!

Baca Juga : 7 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Bisnis Impor

Tags
Previous Article
Next Article
author

Shipper Indonesia

https://shipper.id/

Shipper Indonesia menjemput paket Anda dan mencarikan harga pengirim terbaik dari agen pengiriman ternama. Cukup siapkan pesanan, jadwalkan waktu penjemputan, dan kami akan mengurus sisanya, pengiriman jadi mudah.

Ingin konsultasi lebih lanjut? Isi data Anda di sini:

+62
Data tidak ditemukan
Periksa di sini untuk setuju dengan kami syarat dan ketentuan.